Filed under: Uncategorized
by Andami Fardela — Leave a comment
22 March 2010

Hephaestus (Yunani: Ἡφαιστος Hêphaistos) , dikenal dengan nama
Vulkan di mitologi Romawi. Ia adalah putra pertama Dewa Zeus dengan Dewi Hera.
Ia adalah dewa api, tukang kayu, penempa besi dan
pengrajin senjata. Hefestus disembah di semua pusat industri dan
manufaktur di Yunani terutama di Kota Athena. Walaupun bengkelnya terletak
di pulau Lemnos, Hefestus dikaitkan dengan Gunung Etna oleh
orang Sisilia. Hephaestus merupakan satu-satunya dewa yang tidak memiliki
paras tampan seperti dewa-dewa lainnya. Dia adalah satu-satunya dewa yang
lumpuh.
Hephaestus dalam mitologi Yunani
digambarkan sebagai anak yang buruk rupa dan pincang, sehingga diceritakan
bahwa ia dibuang oleh Hera pada saat ia lahir. Dia terlempar selama satu hari
satu malam dan jatuh di tengah samudra, dimana ia diselamatkan dan dirawat
oleh Tetis dan Eurinome, dua okeanida-atau dewi
laut yang merawatnya di gua bawah laut.
Hephaestus membalas perbuatan Hera
yang membuangnya dengan membuatkannya singasana emas gaib dengan rantai yang
tidak kasat mata yang, saat Hera duduk di atasnya, langsung menjeratnya. Tidak
ada satu dewapun-bahkan Ares sanggup mematahkan rantai itu. Dewa dewi yang
lain memohon pada Hefestus untuk kembali ke Olimpus dan melepaskannya, tetapi
dia tetap saja menolak. Dionysus akhirnya berhasil membuatnya mabuk dan
membujuk ia kembali ke Olimpus. Di sana ia berdamai dengan ibunya dan bersedia
melepaskannya. Atas kesediaannya, ia dinikahkan dengan Aphrodite, dewi
cinta.
Apapun kekurangan yang ada dalam
dirinya, ditutupi Hephaestus dengan kekuatan yang luar biasa. Dan meski ia
cacat, atau mungkin justru karena itu ia ahli menciptakan objek-objek yang
sangat indah. Dari bengkel kerjanya jauh di dalam bumi, penguasa api dan
tempaan ini menciptakan istana, makam dan baju dewa-dewi, seperti: halilintar
Zeus dan baju baja Athena. Dia adalah dewa tukang besi dan pembuat perisai para
dewa.
No comments:
Post a Comment